5 Tips Mengajukan Klaim Asuransi Mobil di Indonesia dengan Cepat

Asuransi mobil menjadi sebuah kebutuhan penting di zaman sekarang ini. Saat terjadi kecelakaan atau kerusakan yang masuk dalam lingkup layanan, maka klien bisa langsung mengajukan klaim. Proses pengajuan klaim asuransi mobil di Indonesia saat ini berjalan semakin mudah. Berikut adalah 5 tips mengajukan klaim asuransi mobil Anda agar diproses cepat dan langsung diterima:

1. Cek Kembali Aturan Layanan

Setiap layanan asuransi pasti punya aturan kondisi yang akan di-cover. Tak hanya asuransi mobil tapi juga layanan asuransi lainnya juga pasti punya aturan khusus seperti asuransi kesehatan Lifepal misalnya. Langkah pertama, periksa kembali perjanjian asuransi yang sudah disepakati sebelumnya. Di sana bisa diperiksa apa saja jenis layanan yang akan di-cover oleh pihak asuransi.

Bayangkan saja, jika kerusakan yang dialami ternyata tidak masuk lingkup layanan lalu untuk apa mengajukan klaim? Sudah pasti klaim akan ditolak oleh perusahaan asuransi terkait dan klien pun juga tidak bisa mengajukan protes. Oleh sebab itu, demi efisiensi waktu lebih baik cek ulang apakah kondisi yang dialami bisa di-cover oleh layanan asuransi atau tidak.

2. Kumpulkan Dokumen

Jika memang kondisi yang dialami memungkinkan untuk di-cover oleh layanan asuransi maka segera kumpulkan dokumen persyaratannya. Tentu saja salah satu kunci pengajuan klaim diterima adalah semua syarat dokumen lengkap sesuai kebutuhan. Agar lebih menghemat waktu, klien harus mandiri mengumpulkan semua persyaratan yang dibutuhkan.

Catat dan pahami baik-baik apa saja syarat dokumen yang dibutuhkan agar nanti lebih hemat waktu saat klaim. Setiap layanan asuransi pasti akan memberlakukan syarat dokumen tertentu tergantung jenis asuransinya. Syarat klaim untuk asuransi mobil dan asuransi kesehatan Lifepal jelas akan berbeda. Oleh sebab itu, pahami dengan baik kebutuhan dokumennya dan segera lengkapi.

3. Ajukan di Waktu yang Tepat

Setiap jenis asuransi mobil di Indonesia memiliki aturan tenggang waktu yang berbeda-beda. Pastikan untuk mengajukan klaim selama masa tenggang masih berlaku. Jika klien melakukan klaim di luar masa tenggang maka jelas klaim akan ditolak oleh pihak asuransi. Klien tentu saja tidak bisa mengajukan protes karena aturan masa tenggang telah ditetapkan dan disetujui bersama sebelumnya.

4. Sertakan Bukti Dokumentasi

Sangat penting untuk menyertakan bukti dokumentasi terkait kondisi mobil saat akan mengajukan klaim. Bukti dokumentasi ini dibutuhkan sebagai referensi bagi pihak asuransi dalam memberikan dana cover. Namun, selain bukti dokumentasi juga harus ada dokumen yang menjelaskan kronologi kejadian sejelas-jelasnya.

Klien perlu menyertakan foto bagian mobil yang mengalami kerusakan. Nantinya pihak asuransi akan melihat foto tersebut dan menilai apakah memang sesuai dengan kronologi yang dijelaskan atau tidak. Pastikan bukti foto yang dilampirkan menampilkan kerusakan dengan baik dan tidak direkayasa.

5. Manfaatkan Jasa Bengkel Rekanan

Perusahaan asuransi mobil biasanya menjalin kerja sama dengan bengkel rekanan. Akan jauh lebih mudah jika klien langsung melakukan perbaikan di bengkel tersebut. Sama halnya saat menggunakan layanan asuransi kesehatan Lifepal. Proses pengajuan klaim tentu lebih mudah dan lancar jika perawatan dilakukan di rumah sakit rekanan.

Saat terjadi kerusakan, coba lakukan perbaikan di bengkel terkait. Tentunya pihak asuransi akan lebih mudah melakuka pemrosesan karena bengkel sudah menjalin kerja sama. Selain itu, pihak asuransi juga biasanya akan meminta kejelasan kronologi dan kerusakan dari bengkel rekanan.  Jika klien melakukan perbaikan langsung di bengkel tersebut, maka proses klaim akan lebih mudah.

Itulah 5 tips mengajukan klaim asuransi mobil di Indonesia dengan cepat dan bisa langsung diterima. Semakin cepat proses pengajuannya maka semakin cepat juga untuk diproses. Selama semua syarat terpenuhi maka pengajuan klaim ini pasti bisa berjalan cepat dan lancar.